Cara Meyeting Mikrotik DHCP Server
Hallo kawan - kawanku seperjuangan. Pada saat ini saya akan menenrangkan bagaimana cara menyeting DHCP Server simmak dengan baik baik ya...!!!. Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan/assign IP Address secara otomatis, pada host dalam sebuah jaringan. cara kerjanya. DHCP Server akan memberikan reponse terhadap request yang dikirimkan oleh DHCP Cleint.
Selain IP Address, DHCP juga mampu mendistribusikan informasi netmask. Defaultgeteway, konfigurasi DNS dan NTP Server serta masih banyak lagi custom option (tergantung apakah DHCP cleint bisa support)
Mikrotik dapat digunakan sebagai DHCP Server maupun DHCP Cleint atau keduanya secara bersamaan. SEbagai contoh, misalnya kita berlangganan internet dari ISP A. ISP A tidak memberikan informasi IP static yang ahrus dipasang pada perangkat kita, melainkan akan memberikan IP seacara otomatis melalui proses DHCP. Lihatlah gambar di bawah ini.
Konfigurasi Router dengan DHCP Server
DHCP Server akan sangat tepat diterapkan jika pada jaringan memiliki user yang sifatnya dinamis. Dengan jumlah dan personil yang tidak tetap dan selalu berubah. Jika pada kasus ini sifat user seperti itu dapat kita temui pada tamu yang berkunjung.
1. Konfigurasi DHCP server dapat dilakukan pada menu IP => DCP Server => kilk DHCP Setup
2. Dengan menekan tombol DHCP Setup, wizard DHCP akan mennuntukan kita untuk melakukan setting dengan menampilkan kotak-kotak dialog pada setiap langkahnya.
3. Langkah petama, kita diminta untuk menentikan di iterfaces mana DHCP Server akan aktif. Pada kasus ini DHCP Server diaktifkan pada ether3. Selanjutnya KLIk Next.
4. Sebelumnya pada ether3 sudah dipasang IP Address 192.168.4.0/24. Maka pada langkah kedua, penentuan DHPC Address Space akan otomatis mengambil segment IP yang sama. Jika interface sebelumnya belum terdapat IP, bisa ditentukan manual pada langkah ini.
5. Selanjutnya kita diminta menentukan IP Address yang kan digunakan sebagai default-gateway oleh DHCP Cleint nantinya. Seacara otomatis wizard akan menggunakan IP Address yang terpasang pada interface ethet3
6. Tentukan Ip Adddress yang akan di-distribusi ke Cliet. Seacara otomatis wizard akan mengisikan host IP pada segment digunakan. Pada contoh ini. IP 192.168.4.1 tidak masuk dalam Adddress To Give Out, sebab IP tersebut sudah digunakan sebagai gateway dan tidak akan di-disteribusikan ke Client.
7. Kita harus menentukan juga, nantinya DHCP Client akan melakukan requet DNS ke Server man. Secara otomatis wizard akan mengambil informasi setting DNS yang telah dilakukan pada menu/IP dns. Tepati kita ingin menentukan request DNS Cleint ke server tertentu.
8. Langkah terakhir kita diminta untuk menentukan Lease-Time, yaitu beberapa lama waktu sebuah IP Address akan dipinjamkan ke Cleint. Untuk menghindari penuh/kehabisan IP, setting Lease-Time jangan terallu lama, misalkan 1 hari saja.
Sampai langkah ini, jika di klik Next akan terampil pesan yang menyatakan bahwasetting DHCP telah selesai.
9. Untuk melakukan percobaan, hubungkan PC ke ether3 kemudian ubah pengaturang IP PC pada posisi "Obtain an IP address automatically"
Seharusnya laptop akan mendapatkan assign otomatis dari Router. Perhatikan expired time, seharusnya sama dengan parameter Lease-Time yang sudah ditentukan pada DHCP Server.
Selamat Mencoba Kawan










Tidak ada komentar:
Posting Komentar